Jaminan Uang Muka

Jaminan Uang MukaPada setiap kesepakatan bisnis, pemberian uang muka oleh pemberi proyek (Obligee) kepada penyedia barang/jasa (Principal) bisa dibilang suatu keharusan guna melancarkan proses kerja sama itu sendiri. Namun ada kalanya suatu proses kerja sama tak berjalan sesuai dengan kesepakatan dan hal tersebut menyebabkan hilangnya uang muka yang telah dibayarkan sebelumnya. Mengingat jumlah uang muka yang tak sedikit, hal ini menginspirasi lahirnya sebuah jaminan uang muka yang telah diterapkan di berbagai jenis usaha, termasuk kesepakatan tender. Seperti apa isi dari jaminan uang muka ini ? Berikut ini penjelasan lebih lanjutnya.

Jaminan Uang Muka : Penyelamat Kesepakatan

Penerbitan surat jaminan uang muka ini bukan muncul tanpa sebab. Kedudukannya sangat kuat karena diatur dalam peraturan resmi pemerintah, yaitu Pasal 59 Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 Tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa. Pasal 59 menyebutkan bahwa setiap penyedia barang/jasa yang meminta pembayaran uang muka wajib menerbitkan surat jaminan yang menjelaskan besarnya uang muka yang sudah dibayarkan tersebut, walaupun pada akhirnya nanti uang muka tersebut akan dikembalikan lagi kepada pemakai jasa dengan sistem perhitungan tertentu. Pasal tersebut merupakan antisipasi dari Pasal 88 Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 yang mengatakan bahwa pemakai jasa wajib menyerahkan uang muka untuk kelancaran kerja sama seperti mobilisasi tenaga dan alat. Pasal ini dibuat untuk melindungi kepentingan pihak penyedia barang/jasa yang sering dirugikan akibat harus menanggung terlebih dahulu semua biaya proyek. Jika ternyata kerja sama tak berjalan, ada kemungkinan pihak penyedia barang/jasa akan gulung tikar akibat dana talangan yang tak kembali.

Dengan kata lain, surat jaminan uang muka adalah pernyataan bahwa penyedia barang/jasa, dalam urusan tender, sanggup membayar kembali uang muka yang telah dibayarkan oleh pemakai jasa berdasarkan ketentuan bisnis, termasuk ketika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti terputusnya hubungan kesepakatan atau kelalaian yang disebabkan oleh penyedia barang/jasa. Jika hal ini terjadi, maka perusahaan asuransi atau bank yang akan menyelesaikan pembayaran kembali uang muka yang biasanya besarnya telah ditetapkan sebesar antara 20 sampai 30 persen dari jumlah kontrak suatu kesepakatan tender.

Ketika jaminan uang muka sudah memasuki batas waktu akhir, maka pihak penyedia barang/jasa diharapkan sesegera mungkin menyelesaikan administrasi surat jaminan ini paling lambat lima hari setelah batas akhir perjanjian ini. Tak lupa, pihak pemohon juga harus menyertakan beberapa dokumen-dokumen pendukung seperti tanda terima loket KPPN, tanda pembayaran dan lain-lain.

Rate Penerbitan Jaminan Uang Muka

Berikut ini adalah Rate Penerbitan Jaminan Uang Muka via Asuransi dan Bank (Tanpa Collateral 100%) yang kami tawarkan :

JAMINAN PROYEK/PEKERJAAN (SURETY BOND & BANK GARANSI)

JENIS JAMINAN

RATE / 3 Bulan

DATA-DATA
YANG DIPERLUKAN

SURETY BOND

BANK GARANSI

Jaminan Penawaran
(Bid Bond)

0,30%

3,0%

Dokumen Pengadaan

Jaminan Pelaksanaan
(Performance Bond)

0,35%

3,5%

SPPBJ

Jaminan Uang Muka
(Adv. Payment Bond)

0,40%

4,0%

Surat Perjanjian (Kontrak)

Jaminan Pemeliharaan
(Maintenance Bond)

0,35%

3,5%

Kontrak dan BAST

 Rate diatas tidak berlaku untuk nilai minimum  – exclude Biaya Administrasi untuk Surety Bond Rp. 30.000,- dan exclude Biaya Administrasi untuk Bank Garansi Rp. 500.000,-

 Rate diatas masih bisa dinegosiasikan sesuai dengan nilai jaminan dan jangka waktunya

Merupakan kebanggan bagi kami dapat bekerjasama dengan Anda, semoga ini merupakan langkah awal kita untuk menjalin kerjasama dengan baik dan berkesinambungan di masa yang akan datang. Silahkan menghubungi Costumer Service kami yang siap membantu anda untuk penerbitan Bank Garansi ataupun Surety Bond.

 

 

Incoming search terms:

  • jaminan uang muka
  • asuransi jaminan uang muka
  • Jaminan Pembayaran Uang Muka
  • jaminan uang muka pekerjaan konstruksi
  • jaminan uang muka bank
  • bikin janminan uang muka
  • besaran biaya asuransi uang muka
  • berapakah upah untuk agen jamkrindo untuk penerbitan surety bond?
  • terima uang muka proyek kontraktor harus counter bank garansi
  • bank garansi jaminan uang muka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *